Google Sites merupakan layanan terbaru dari Google, layanan ini merupakan cara paling mudah untuk membuat informasi yang dapat di akses oleh pengguna yang memerlukan akses up-tu-date. Karena layanan ini merupakan salah satu bagian dari Google Apps, pengguna dapat melakukan sharing (berbagi) file atau berbagi informasi dengan Google Apps Lainnya seperti Google Docs, Google Calender, YouTube dan Picassa atau free-form content terbaru.
Dengan layanan Google Sites pengguna dapat menciptakan situs dan mengedit dokumen secara bersama-sama dengan cara yang mudah. Jika pengguna sebagai admin di Google Apps maka ia bisa mengendalikan akses secara penuh terhadap layanan, apakah hanya digunakan untuk sendiri, bersama kelompok saja, atau bisa dipublikasikan secara global, jadi semua orang bisa mengakses situs tersebut darimana saja si seluruh dunia.
Perlu diketahui bahwa layanan Google Sites hanya bisa digunakan jika kita sudah mendaftar di Google Apps dan tentu saja kita harus mempunya domain sendiri untuk dapat mengaksesnya. (cara daftar Google Apps)
Untuk melihat beberapa contoh Google Sites bisa dilihat disini:
Feedburner sebenarnya juga menyediakan sistem Track untuk melakukan monitor terhadap statistik pengunjung, Service yang diberi nama FeedBurner Stats Pro juga tidak kalah dengan sistem tracking yang sering kita gunakan, malah menurut saya pribadi menggunakan sistem track layanan ini sangat menguntungkan karena kita bisa melakukan dua pengamatan sekaligus yaitu traking pada Feed dan Traking pada Blog/Site.
Keuntungan selain melakukan traking, pengunjung juga diudahkan untuk melakukan subscribe feed per posting karena kode yang di letakan pada blog/site juga menampilkan beberapa pilihan Subscribe ke beberapa layanan.
Sebenarnya banyak keunggulan yang ditawarkan jika kita mengaktifkan sistem traking ini, untuk lebih jelasnya bisa lihat keterangan dibawah :
Untuk melihat statistik feed dan visitor lihat gambar dibawah ini:
3. Pada tab Analyze, lalu klik FeedBurner Stats Pro
4. Disini ada beberapa pilihan yang bisa kita gunakan, silahkan rekan centang apa saja yang ingin diaktifkan
5. Untuk memasang kode script traks, pilih Get the HTML code to collect stats on your site:
6. Jika menggunakan Blogger jadi pada pilhan Combobox rekan tinggal pilih Blogger
7. Pada jendela baru ada dua pilihan script yang bisa digunakan yaitu untuk New Blogger dan Untuk Blogger Classic, silahkan Copy paste kode yang ada sesuai dengan versi blogger yang rekan gunakan (Cara pasang kode pada blog sudah dijelaskan cukup lengkap)
8. Jangan lupa untuk menekan tombol "Save" untuk mengaktifkan layanan FeedBurner Stats Pro
Cara menambah dan mengurangi Subscribers :
1.Masuk Pada tab Optimize, lalu pilih FeedFlare
2. Silahkan pilih apa saja Subscribers yang ingin digunakan
3. Jangan Lupa tekan tombol "Save"
4. Jika rekan tidak ingin menampilkan Subscriber ini tinggal tekan tombol Deactive
Setiap pertanyaan bagus dan berguna yang di terima pada imel akan om tempatkan dalam Kategori Sesi Tanya-Jawab. Layaknya sebuah Forum ini memungkinkan kita untuk saling berinteraksi dan tentu saja bisa mendapat jawaban terbaik, jadi bukan hanya mendapat jawaban dari pemikiran saya pribadi. Untuk kedepannya sebelum rekan bertanya ada baiknya membuka Kategori ini terlebih dahulu, siapa tau sudah mendapat jawabannya disini :). Selain itu pertanyaan yang ditampilkan tentu saja dapat keuntungan, yang jelas pasti dapat backlink dari om juga meningkatkan trafik si penanya. jadi jangan sungkan2 untuk bertanya :)
Sebelumnya saya mau bilang makasih buat Oom Guru atas semua ilmunya selama ini. Makasih juga atas kunjungan dan komentarnya di Opini Herry. Itu jadi spirit tersendiri buat saya belajar lebih serius membangun blog yang baik.
Berikut ada beberapa pertanyaan yang bikin saya penasaran. Tolong dijawab ya Oom Guru...
1. Apa sih beda antara website dan weblog? Trus terang saya masih gak mudeng.
2. Adakah batasan kapasitas dari blogger buat satu blog. Kalau ada, berapa yaa...
3. Adakah perlakuan beda dari search engine buat blog dan website?
Itu dulu deh. Tar kalau semua dikeluarin bisa bikin Oom Guru pusing...(Herry cerewet amat sih !) He...hee Makasih sebelumnya. Sukses selalu buat O-om.com.
JAWAB:
1. WebSite dan WebBlog sebenarnya hampir sama saja, website lebih cenderung ke sesuatu yang komersil, focus dan sedikit lambat dalam update content dan karena jarang menggunakan kolom komentar jadi pembaca tidak bisa berinterakasi dengan penulis, contohnya website info dan berita.
Sedangkan webblog awalnya didesain buat diary online namun kayaknya sekarang udah gak sebagai diary online lagi. isi blog biasanya lebih lugas, jujur dan apa adanya dan kita juga bisa berinteraksi dengan penulis. contoh jika berita om salah pasti banyak yang protes..bedakan dengan website berita yang hanya dari sudut pandang satu orang saja..contoh wartawan..jelas kita cuma bisa nerima aja beritanya.
2. Ini masih abstrak, jika menggunakan FTP external (hosting sendiri) tentu saja tergatung dari kapasitas ruang simpan pada directory kita masign2, untuk kapasitas Free Blogger om juga kurang tau pasti tapi jika kita upload gambar disitu tertulis kapasitas penyimpanan gambar kita (Saat ini Anda menggunakan 8MB (0%) dari 1024MB Anda) -> ini contoh kapasitas penyimpanan gambar milik om. mungkin saja informasi tersebut juga termasuk dalam kapasitas posting :)
3. Dimata Search Engine blog dan website gak ada bedanya semua tergantung kekuatan content, keyword dan meta tags, menurut mengamatan om di halaman pencarian, blog sekarang banyak mendominasi dari pada website karena konten blog lebih terupdate. Dari meta content, keyword dan meta tags sama saja, apa yang ada diwebsite juga ada diblog.
Kurang puas dengan jawaban diatas, keluarkan pemikiran rekan semua pada kolom komentar. Terima kasih
Kendala utama domain tanpa hosting apa lagi menggunakan DNS pihak ketiga pasti banyak kekurangannya, terutama pada redirect domain tanpa www (world wide web) ditambah lagi custom domain diblogger yang gak bisa mengarahkan namadomainkamu.com ke www.namadomainkamu.com. Paling kentara kalo kita menggunakan web browser Internet Explorer, beda sekali jika menggunakan Firefox dan Flock karena sudah otomatis melakukan redirect ke domain menggunakan www.
Untuk mengatasi masalah redirect domain tanpa www sebenarnya ada pada DNSPark dan sudah disediakan fasilitas Web Guiding, fasilitas Web Guiding sebenarnya digunakan untuk melakukan redirect alamat domain kita ke alamat lain. Namun kita bisa menggunakan fasilitas ini untuk mengarahkan domain kita jika penguna hanya mengetikan nama domain http://domainkamu.com tanpa menggunakan www http://www.domainkamu.com baca tutorial selengkapnya dibawah...
Mungkin rekan akan menanyakan fungsi Stealth, fungsi ini jika diaktifkan pengunjung akan diarahkan ke domain asli tanpa www.
5. Meta tags For : Meta tags for hanya berfungsi jika kita mengaktifkan fungsi stealth, kita bisa membuat dan menampilkan meta tag berbeda jika pengujung mengetikan domain tanpa www.
Lihat masukan untuk penggunaan Meta Tags:
6. Klik Add Guide
Jika tidak ada kesalahan akan tampak seperti dibawah ini:
7. Selesai :) Perlu om tambahin redirect domain bisa memakan waktu lama, mungkin bisa memakan waktu sampai 1x24 jam bahkan lebih. semoga bermanfaat :)
Om tau gak gimana caranya biar kita tau siapa yang berlangganan Feedburner via mail?
Pertanyaan diatas sering ditanyakan beberapa rekan blogger di pesan singkat dan email om. Untuk menjawab pertanyaan yang sama om post disini aja ya. Ok Langsung om jawab..sebenarnya untuk mengetahui siapa saja yang berlangganan caranya sangat mudah. Kok mudah om? ya..khan udah ada fasilitasnya di Feedburner :) ayooo jadi ketahuan kalo jarang login ke Feedburner ya hehehe
5. Kemudian tuju kebawah, disitu kita dapat melihat jumlah yang berlangganan. untuk melihat detail email tinggal klik View Subscriber Details
Sekalin om tambahin, di tabel View Subscriber Details kita dapat menghapus, mengaktifkan dan dan menonaktifkan pengiriman feed dengan cara memilih icon yang disetiakan dalam kolom Action. semoga informasi ini bermanfaat :)
Artikel sebelumnya sudah om jelasin bagaimana mendaftar ke layanan Google Apps, kali ini om akan jelasin bagaimana mengaktifkan dan mengganti alamat URL standar Google Apps ke Custom URL. Bingung maksudnya? om jelasin dikit ya. Pertama kali kita mendaftar pada layanan Google Apps maka kita akan diberikan alamat default, contohnya http://partnerpage.google.com/domainkamu.com alamat URL ini menunjukan akses standar menuju ke email kita. Bagusnya lagi Google App membolehkan kita mengubah alamat URL Default ke Custom URL, contoh http://nama-mail.domainkamu.com caranya tinggal menambahkan nama alias pada CNAME (Canonical name) Record. Jika kita menggunakan layanan DNS gratis atau menggunakan hosting sendiri caranya hampir sama yaitu tetap menambahkan nama alias pada CNAME Record serta Destination Host ke tujuan ghs.google.com
Setting URL default Google Apps sebagai Custom URL:
1. Login ke Google Apps atau gunakan http://www.google.com/a/domainkamu.com
2. Pada halaman Dashboard pilih salah satu service yang ingin kamu ubah URL-nya.
3. Pada Web address pilih link Change url.
4. Pada pilihan custom beri tanda centang kemudian masukan nama yang kita ingin gunakan misalkan untuk alamat mail kita bisa memasukan nama sebagai "mail".
5. Klik Continue, Selanjutnya Google Apps meminta kita untuk melakukan Custom URL terlebih dahulu dan sebaiknya jangan klik tombol "I've complete these stetp".
6. Untuk menambahkan nama alias pada CNAME Record jika menggunakan layanan DNSPark bisa di lihat sini.
Contoh input Nama Alias pada DNSPark:
7. Kembal ke step 5 kemudian klik "I've complete these stetp".
8. Selesai, Selamat mencoba.
Untuk pertanyaan bisa di tulis pada kolom komentar. thanks
Setelah beberapa hari berkeluh kesah sebagai Blogaholic kini saatnya bangkit kembali sebagai blogger terjadwal, ternyata istirahat sejenak dari blogging bikin otak fresh juga lho..malah ide baru semakin banyak bermunculan :). Trus sekarang apalagi yang baru om? sesuai judul diatas, om akan memberikan tutorial tentang Google Apps yaitu cara membuat account email gratis sesuai dengan nama domain kita sendiri. Ok Lanjut....
Penjelasan singkat tentang Google Apps.
Google Apps merupakan layanan perangkat komunikasi dan kolaborasi sederhana namun bisa dibilang sangat canggih. Dimana layanan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada suatu organisasi yang membutuhkan layanan Powerfull dengan harga murah bahkan gratis. Dengan memiliki account gratis di Google Apps berarti sudah memiliki beberapa layanan yang siap diberikan kepada penguna atas nama domain kita, layanan yang diberikan berupa satu paket yaitu Account Gmail, Google Calendar, Google Talk dan Docs & Spreadsheets. (info lengkap bisa dibaca pada Google Apps)
Diantara layanan yang diberikan tentu saja layanan Account Gmail yang paling menarik, dimana dengan layanan ini kita bisa memiliki alamat account email sesuai dengan nama domain kita sendiri, perlu diingat email account yang diberikan hanya terbatas pada 100 account jika dirasa kurang kita dapat menambah account baru dan tentu saja dikenai biaya tambahan. Contoh nyata Google Apps bisa dilihat pada domain saya ( http://www.o-om.com) dimana saya memberikan fasilitas email gratis dengan account namakamu@o-om.com. Sampai saat ini sudah ada 60 anggota pengguna email yang mendaftar, jadi masih ada 40 account lagi yang tersisa, udah jadi anggota? kalo belum buruan daftar :)
Sebelum mendaftar ke layanan Google Apps pastikan bahwa kita sudah memiliki alamat domain sendiri, jikapun belum ada jangan berkecil hati..kamu tetap bisa melakukan pendaftaran :)
Ikuti langkah-langkah membuat email account Pada di Google Apps:
2. Pada halaman "Inovasi Google. Solusi canggih. Tanpa biaya" Tekan tombol Sign up.
3 Pada halaman "Pilih edisi yang sesuai dengan kebutuhan Anda" sebaiknyapilih Edisi standar lalu tekan tomblog Sign up .
4. Akan tampil halaman "Selamat datang ke Google Apps" tujuke "Pilih nama domain (langkah 1 dari 3)" pilih Saya sudah punya sebuah domain
Langkah I : Pilih nama domain
Masukan nama domain milik kita sendiri (domainkamu.com). jika sudah pilih tombol "Gunakan domain saya"
Langkah II : Mendaftar -> Sign up for Google Apps Standard Edition (step 2 of 3)
Disini kita diminta untuk mengisikan form isian, isikan sesuai petunjuk yang ada, jika sudah tekan tombol Lanjutkan
Langkah III : Set up - Create your first administrator account (step 3 of 3)
Disini peran kita sebagai administrator, masukan beberapa isian data sesuai petunjuk yang ada. Jika sudah tekan "i accept. Continue with set up"
5. Kita akan menerima email Confirmasi, check email tersebut atau jika malas buka email bisa langsung masuk form login pertama kali.
6. Setelah login kita akan dihadapkan pada halaman Dashboard, karena saya hanya menjelaskan cara mengaktifkan email, jadi rekan bisa menuju icon Email lalu klik icon tersebut, Perlu diingat nama default yang diberikan google untuk mengakses mail domain kita adalahnamunkita dapat mengubah sendiri nama mail custom domain sesuai keinginan asal jangan gunakan sub domain dengan "www". Saran saya sebaiknya tetap gunakan nama "Mail" saja. Jadi nama mail domain kita nantinya seperti ini http://mail.namadomain.com. jika sudah melakukan setting untuk nama alamat sub mail domain, jangan lupa klik save changes dan kembali lagi ke halaman dashboard.
7. Tuju kembali icon Email lalu pilih link "Activate email" Pada halaman Set up email delivery Disini kita diminta untuk melakukan setting Mail Exchange (MX) records (MX-Record merupakan alamat Mail-eXchange server. Jadi berguna untuk menunjukkan alamat Mailbox domain-name bersangkutan) Mail Exchange (MX) rekord akan mengontrol bagaimana email masuk kemudian diarahkan kedomain kita. Sebelum Google bisa mengarahkan ke email, kita perlu mengubah Mail Exchange (MX) Record ini untuk menunjuk kepada server Google.
Catatan : Sebelum kita melakukan setting pada Mail Exchange (MX) jangan tekan dulu tombol "I have complete these step"
Pada pilihan Showing instructions for kita bisa memilih alamat Hosting atau DNS gratis yang saat ini kita gunakan. karena saya pribadi menggunakan layanan gratis DNSPark jadi saya hanya menjelaskan pada layanan ini saja.
Pilih nama domain kamu yang akan digunakan untuk Google Apps.
Click Mail Records (MX).
Pada MX Resource records, pertama kali masukan data dibawah:
Mail Domain
Priority
Hostname
(auto-filled)
1st
ASPMX.L.GOOGLE.COM.
Klik Update.
Ulangi seperti langkah pertama untuk masukan data MX record dibawah ini:
Mail Domain
Priority
Hostname
(auto-filled)
2nd
ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.COM.
(auto-filled)
3rd
ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.COM.
(auto-filled)
4th
ASPMX2.GOOGLEMAIL.COM.
(auto-filled)
5th
ASPMX3.GOOGLEMAIL.COM.
(auto-filled)
6th
ASPMX4.GOOGLEMAIL.COM.
(auto-filled)
last
ASPMX5.GOOGLEMAIL.COM.
Jika sudah klik update kembali
Pada DNSPark setting akan tampak sebagai berikut:
8. Sampai tahapan ini setting MX record pada DNSPark sudah selesai.
9. Kembali lagi ke halaman Google Apps, Tuju kembali icon Email lalu pilih link "Activate email" karena kita sudah melakukan setting untuk Mail Exchange (MX), langkah terakhir tekan tombol "i have complete these steps"
Selamat kamu dah punya alamat account email dengan nama domain sendiri, untuk setting lengkap mengenai cara menambah account akan saya tulis pada artikel berikutnya. Selamat Mencoba Happy blogging :)